Laman

Tampilkan postingan dengan label Band Member Profiles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Band Member Profiles. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Maret 2012

Profile The S.I.G.I.T

The S.I.G.I.T dibentuk pada tahun 1997 semasa para personelnya masih duduk di bangku SMA. Nama The Sigit sendiri baru dipakai pada tahun 2002. Tahun 2004 mereka membuat demo EP berisi 6 lagu. Sebelumnya pada awal karier, mereka kerap manggung di acara-acara kampus.

Profil

The Sigit adalah singkatan dari “The Super Insurgent Group of Intemperance Talent“. The Sigit merupakan potret band indie yang melek teknologi dengan memanfaatkan situs jejaring sosial untuk mengenalkan lagu-lagu mereka. Lewat dunia maya pula mereka akhirnya dikenal oleh salah satu pemilik label di Australia yang kemudian menawari band ini untuk membuat album The Sigit versi Australia.

Setelah ‘menguasai’ Australia, kini The Super Insurgent Group of Intemperance Talent (The S.I.G.I.T.) bakal menjelajahi Amerika Serikat. Menurut rencana, band garage rock asal Bandung ini akan tampil dalam South by South West (SXSW) Festival yang merupakan ajang tahunan unjuk kebolehan band-band independen di Austin, Texas pada tanggal 19 Maret 2009 mendatang. Nama The Sigit sudah tercantum sebagai salah satu dari 1163 band yang akan tampil dalam festival yang berlangsung di Submerged tersebut. Selain mereka, ada pula band asal Indonesia lainnya, yaitu White Shoes and The Couples Company yang pada tahun lalu sukses menggebrak SXSW.

Sebelumnya, band yang digawangi oleh Rekti, Farri, Acil dan Adit ini bakal unjuk gigi pula di San Francisco, California. The Sigit akan manggung di Thee Parkside bersama band punk / garage / psychedelic rock asal Los Angeles, Lords of Altamont
pada 15 Maret 2009.

The S.I.G.I.T Bisa Kalem Namun Menggigit

Mengusung aliran musik rock and roll, The Super Insurgent Group of Intemperance Talent, biasa disingkat The Sigit tidak tabu untuk tampil tanpa distorsi secara langsung di depan ribuan penggemarnya. Hal itu dibuktikan oleh Rektivianto Yoewono [vokal, gitar], Aditya Bagja Mulyana alias Adit [bas], Donar Armando Ekana alias Acil [drum, vokal], dan Farri Icksan Wibisana [gitar] dalam konser tunggal berjudul “The Dyslexia Concert” di The Venue Eldorado Bandung, Sabtu [20/06/09] lalu.

Penampilan yang kalem namun menggigit itu mereka selipkan pada bagian kedua konser. Untuk mendukung musiknya, grup musik yang sudah terbentuk sejak tahun 2002 ini menggandeng Hendi ‘Unyil’ Priyatna yang biasanya tampil bersama The Milo. “Ini pertama kali kita main akustik,” kata Rekti, sang penyanyi.

Sembari memetik gitarnya, dia melantunkan refrain ‘Provocateur’ yang merupakan versi kalem dari lagu ‘Black Amplifier’ yang jadi lagu pembuka dalam konser tunggal pertama The Sigit di Indonesia ini. Menariknya lagi saat Insurgent Army-sebutan untuk penggemar mereka- menyanyi bersama, tiba-tiba dinding dan langit-langit The Venue mendadak berkerlap-kerlip dalam warna biru dan putih.

Kehangatan dan kebersamaan sekitar 2 ribu penonton malam itu benar-benar terasa. Satu persatu, lagu-lagu dari album pertama “Visible Idea of Perfection” seperti ‘New Generation’ dan ‘Live in New York’ dinyanyikan bersama-sama layaknya sebuah paduan suara.

Pengaruh Led Zeppelin pada grup musik ini terasa kental. Lihat saja gaya Farri menggesek senar gitarnya dengan bow atau alat gesek biola yang terbuat dari ekor kuda pada lagu ‘Only Love Can Break Your Heart’. Tembang milik rocker Inggris, Neil Young ini berhasil dibawakan dengan apik oleh Rekti, yang mengaku itu lagu favoritnya.

The Sigit yang sempat menjelajah sembilan kota dan tampil di 16 panggung selama sebulan penuh saat di Australia itu melanjutkan konsernya dengan raungan gitar elektrik lewat ‘Alright’, ‘Up and Down’, ‘The Party’, ‘Bhang’, ‘Midnight Mosque Song’, dan ‘Did I Ask Your Opinion’ yang merupakan soundtrack dari film Catatan Akhir Sekolah.

Lepas itu, grup musik yang baru saja pulang dari tur di Amerika ini ‘berupaya’ menyudahi konsernya lewat ‘Nowhere End’. Sebelum dinyanyikan, para personil The Sigit membagikan puluhan tamborin untuk dibunyikan bersama-sama. Pada bagian akhir, masing-masing personil memegang stik drum dan meninggalkan instrumennya. Mereka menggebuk dengan irama yang semakin cepat sampai akhirnya keluar dari panggung.

Setelah melepas semua kemeja hitam yang sedari awal dikenakannya, Rekti, Adit, Acil, dan dan Farri kembali naik ke panggung. Mereka menyelesaikan encore dengan permainan musik yang lebih ‘liar’. Encore adalah babak tambahan dalam suatu konser, yang biasa [dulunya] dimainkan berdasarkan permintaan penonton begitu pertunjukan berakhir. Dalam bahasa Prancis, encore berarti lagi.

Untung saja pilihan lagu pada bagian akhir ini tepat. Sehingga para penonton tanpa dikomando ikut menyanyikan lagu ‘Clove Doper’, ‘Soul Sister’, dan ‘Money Making’. Sebagai penyempurnanya, penonton diguyur oleh uang-uangan kertas dari atas gedung pertunjukkan.

Senin, 02 Januari 2012

Power Metal - Profil

PowerMetal adalah band beraliran Heavy metal yang berasal dari Indonesia, PowerMetal pertama kali dibentuk dengan nama Power Band dengan formasi awal Totty M. (vokal), Ipunk (gitar), Pras Hadi (bass), Raymond (keyboard), dan Mugix (drum). Namun formasi tersebut berubah dengan digantikannya posisi vokal oleh Pungky Deaz dan bass oleh Hendix Sanada dan selain itu nama bandnya pun berubah menjadi Power Metal (dengan spasi).

===================================================================
Latar Belakang
===================================================================
Sebelum menjelajahi dunia rekaman, dalam aksi panggungnya grup ini sering membawakan lagu-lagu Metallica, Anthrax, Helloween, Loudness atau Yngwie J. Malmsteen. Belum genap setahun dibentuk, grup band ini sudah menunjukan prestasi cukup membanggakan, antara lain dengan keherhasilannya menyabet juara pertama Festival Rock Remaja se-Jawa Timur di Lumajang (1987).

Disusul tahun berikutnya meningkat jadi juara pertama Festival Rock se-Jawa di Kediri (1988). Prestasi ini dianggap belum cukup, masih ada satu event festival yang jadi targetnya, yaitu Festival Rock se-Indonesia-nya Log Zhelebour, obsesi Power Metal terbesar saat itu.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perjalanan Tahun 90-an
Menjadi juara di ajang Festival Rock se-Indonesia Log Zhelebour adalah salah satu obsesi tertinggi Power Metal. Alhasil, dalam Festival Rock se-Indonesia V (1989), Power Metal menjadi juara. Selain itu Hendrix Sanada juga terpilih sebagai the best bassist.

Waktu itu Power Metal sama sekali tidak menyangka bisa jadi juara. Grup band yang dianggap rival terberatnya saat itu adalah Andromedha (Surabaya), Kaisar (Solo) dan Roxx (Jakarta). Kemenangannya ini sekaligus menjadi awal perjalanan karier Power Metal menembus dunia rekaman.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tour Bersama God Bless

Sebagai promotor merangkap produser, Log Zhelebour memang belum menjanjikan grup band juara pertama Festival Rock se-Indonesia langsung teken kontrak rekaman album, baru sebatas direkam di album kompilasi 10 Finalis Festival Rock se-Indonesia V, tapi mereka dijanjikan ikut tour 10 kota, kebetulan waktu itu Log mempersiapkan pagelaran Tour Raksasa God Bless (1990).

Selain Power Metal, tour God Bless ini juga didampingi Elpamas dan Mel Shandy, di tengah persiapan tour, Power Metal diguncang hengkangnya Pungky, lalu diikuti Hendrix Sanada, hal ini membuat sisa personelnya kalang-kabut mencari vokalis dan pemain bas pengganti Pungky dan Hendrix, Arul Efansyah, vokalis Big Boys dari Banjarmasin pun dilirik.

Akhirnya Arul yang pernah dinobatkan sebagai the best vocalist di Festival Rock se-Indonesia V menggantikan posisi Pungky, tinggal pemain basnya yang belum didapat, untuk sementara belum ada pemain tetap, mereka memakai additional musician, diantaranya ada nama Roy Oracle dan Didiet Shaksana.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Rekaman Album
Usai mengikuti tour, akhirnya tawaran rekaman datang dari Log Zhelebour, selama persiapan membuat album, Arul dkk dikarantina di sebuah vila di daerah Malang – Jawa Timur, hampir sebulan mereka dikarantina untuk membuat lagu. Begitu materi lagu sudah siap, mereka kembali kelimpungan siapa yang menjadi pemain bassnya, sementara mereka harus secepatnya masuk studio, akhirnya digaet Prass Haddy, pemain bas di band Pelni. Karena terikat dengan pekerjaan, posisinya membantu sebatas rekaman sampai album keluar. Dengan persiapan cukup matang, proses rekaman mereka berjalan mulus.

Dengan formasi Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Prass Haddy (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram), Power Metal berhasil merampungkan album perdananya diberi judul Power One (1991), yang dirilis dibawah bendera Logiss Records. Lewat debut albumnya ini, Power Metal langsung melesat ke putaran orbit grup rock papan atas. Mereka mulai diperhitungkan, setidaknya popularitas Power Metal sudah sejajar dengan band seniornya alumni Festival Rock se-Indonesia, seperti Elpamas dan Grass Rock.

Album Power One mendapat sambutan menggembirakan dari rockers mania. Album ini sendiri melahirkan sejumlah hits, diantaranya Angkara, Satu Jiwa, Pengakuan dan Bayangan Dirimu. Di samping dua lagu lainnya, yakni Malapetaka dan Cita Yang Tersita.

Kesuksesan album ini membuat Power Metal diganjar penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik di ajang BASF Awards 1991. Angka penjualan kaset album Power One sendiri waktu itu laku di atas 300 ribu kopi. Sebuah angka penjualan yang cukup fantastik untuk sebuah grup rock beraliran heavy metal. Sementara grup rock yang bisa menembus angka itu baru God Bless, lewat album Semut Hitam (1989).
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pergantian Personil
Sukses album pertama, Power Metal kembali menanda-tangani kontrak untuk album kedua. Di tengah persiapan album kedua, Ipunk mengundurkan diri, dan posisinya digantikan Lucky Setyo W, gitaris Andromedha Rock Band yang juga The best guitaris di Festival Rock se-Indonesia V. Album kedua berjudul Power Mission dirilis pada tahun 1992, diikuti album Power Demons (1993), Serigala (1995), dan Pesta Dansa (1996).

Perubahan personel terjadi lagi. Raymond dan Mugix mundur. Sementara itu Power Metal harus dikejar target menyiapkan album baru lagi. Untuk mengisi kekosongan itu, akhirnya ditariklah Ekko Dinaya (drummer) dan James Ireng (kibor). Album Peace,Love & War (1998) dirilis. Sayang, album ini lagi-lagi kurang mujur di pasaran walau secara musikalitas bagus.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perjalanan Pasca 90-an
Power Metal lama vakum. Setelah lama tak terdengar, akhirnya Power Metal merampungkan album ke-7, Topeng-Topeng Murka di tahun 2002, yang proses rekamannya sampai mixing-nya dilakukan di Studio Natural– Surabaya. Sedang proses mastering-nya dikerjakan di Studio 301, Sydney – Australia. Proses penggarapan album ini butuh waktu hampir 2 tahun. Power Metal saat itu diperkuat Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Endro (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Ecko Dinaya (drummer). Endro, mantan pencabik bas Red Spider, dan Ekko Dinaya, mantan drummer Eclips yang sudah gabung duluan di album Peace, Love & War.

Tahun 2004, Power Metal mendampingi Helloween (2004) saat manggung di Surabaya. Sebelumnya tahun 1990-an mereka juga mendampingi Sepultura, band thrash metal asal Brasilia, saat manggung di Tambaksari Surabaya.

Di tahun 2005, album ke-8 berjudul Kebesaran-Mu beredar. Hits-hits andalan di album tersebut antara lain, Lagu Kebebasan, Srigala Malam dan lagu religi yang bertajuk KebesaranMu.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sempat Kehilangan Arul Efansyah
Setelah merilis album KebesaranMu, Power Metal sempat kembali vakum dari panggung musik rock, sehingga, Arul Efansyah kembali ke kampung halamannya di Banjarmasin. Kawan-kawannya di Power Metal kehilangan kontak dengan Arul sehingga akhirnya membuat mereka berinisiatif mencari dan mencoba-coba beberapa vokalis baru, tapi tak lama, salah seorang penggemar Power Metal berangkat ke Banjarmasin dan berhasil menemui Arul, di medio akhir 2009.

Arul kembali ke Jakarta untuk bergabung lagi dengan Power Metal yang saat itu telah mengalami pergantian personel, posisi keyboardist di-handle Sastro Adi yang juga additional band Blackout, dan pada bassist yang dibetot oleh Sababa ato biasa di panggil Baba. Ia jebolan festival musik di kota Gresik Jawa Timur.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kolaborasi Dua Gitaris

Di tahun 2010, Power Metal kembali menelorkan album yang diberi judul Power Metal IX (sembilan) yang berarti album tersebut adalah album kesembilan Power Metal, di album ini pula dua gitaris handal Power Metal yang tidak pernah bersatu dalam satu album yaitu Ipunk dan Lucky Setyo di satukan, ditunjang pula oleh permainan keyboard Sastro Adi yang menambah apik harmonisasi dan progresivitas pada alunan musik Power Metal.

Namun ada juga lagu lama yang sempat hits di album pertama (Power One) yang di aransemen ulang yaitu lagu yang berjudul Satu Jiwa - empowered. Perubahan lainnya, sejak album ini nama Power Metal dieja tanpa spasi menjadi PowerMetal, berbeda dengan ejaan mereka sebelumnya, harapannya supaya mereka tak berpisah lagi.

===================================================================
Diskografi
===================================================================
  • Power One (1991):
  • Power Mission(1992):
  • Power Demons(1993)
  • Serigala(1995)
  • Pesta Dansa(1996)
  • Peace, Love & War(1998)
  • Topeng-Topeng Murka(2002)
  • Kebesaranmu(2005)
  • Power Metal - IX (2010)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Formasi dan Personil

1986-1988 :
  • Totty M - Vokal
  • Ipunk - Gitar
  • Pras Hadi - Bass
  • Raymond - Keyboard
  • Mugix - Drum
1988-1989 :
  • Punky Deas - Vokal
  • Ipunk - Gitar
  • H Sanada - Bass
  • Raymond - Keyboard
  • Mugix - Drum
1989-1991 :
  • Arul Efansyah - Vokal
  • Ipunk - Gitar
  • Pras Hadi - Bass
  • Raymond - Keyboard
  • Mugix - Drum
1991-1996 :
  • Arul Efansyah - Vokal
  • Lucky S.W - Gitar
  • F Rossi - Bass
  • Raymond - Keyboard
  • Mugix - Drum
1996-2000 :
  • Arul Efansyah - Vokal
  • Lucky S.W - Gitar
  • F Rossi - Bass
  • James Fistgerald [Ex-Andromedha] - Keyboard
  • Eko Dinaya [Ex-Eclips Band] - Drum
2000-2005 :
  • Arul Efansyah - Vokal
  • Ipunk - Gitar
  • Endro - Bass
  • Raymond - Keyboard
  • Eko Dinaya - Drum
2005-sekarang :
  • Arul Efansyah - Vokal
  • Ipunk - Gitar
  • Lucky S.W - Gitar
  • Babah - Bass
  • Sastro Adi - Keyboard
  • Eko Dinaya - Drum

Sabtu, 31 Desember 2011

Girls' Generation - SNSD profile

Girls' Generation adalah grup penyanyi perempuan asal Korea Selatan yang dibentuk oleh SM Entertainment pada tahun 2007. Mereka terdiri dari sembilan anggota: Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona, dan Seohyun.

Penggemar sering menyebut mereka sebagai SNSD, singkatan dari nama grup ini dalam bahasa Korea, "So Nyeo Shi Dae". Klub penggemar resmi Girls' Generation bernama S♡NE (소원) yang diambil dari judul lagu dalam album pertama mereka.

Grup ini sudah merilis tiga album studio dan tiga album mini di Korea, satu album studio di Jepang serta berbagai macam singel. Singel hits mereka pada tahun 2009, "Gee" menduduki posisi no. 1 di tangga lagu program musik Music Bank di KBS selama sembilan minggu berturut-turut, menjadikannya pemegang rekor sebagai lagu yang paling lama berada di posisi no. 1 tangga lagu tersebut. Mereka juga memenangi berbagai macam penghargaan di tahun 2009 dan 2010, termasuk penghargaan Artis of The Year (Daesang) di Seoul Music Awards, Golden Disk Awards, Melon Music Awards, dan Korean Cultural Entertainment Awards.

Girls' Generation memulai debutnya di kancah musik Jepang pada tahun 2010 di bawah naungan label Nayutawave Records, bagian dari Universal Music, dengan merilis versi bahasa Jepang dari lagu hits mereka "Tell Me Your Wish (Genie)" dan "Gee".

===================================================================
Karir
===================================================================
Pendirian

Pembentukan Girls' Generation diumumkan pada 16 Juli 2007. Pada awalnya, mereka diberi nama Super Girl, versi wanita dari Super Junior, disertai pengumuman resmi profil masing-masing anggota. Sebelum menjadi anggota Girls' Generation, mereka sudah dilatih sebagai penari dan penyanyi profesional. Sebagian di antaranya sudah dilatih di bidang akting dan modeling, serta berpengalaman menjadi model iklan di televisi dan majalah.
===================================================================

Singel dan album pertama: 2007-2008

Acara M! Countdown di M.Net 18 Juli 2007 menjadi tempat penampilan pertama Girl's Generation. Mereka membawakan lagu "다시 만난 세계 (Into the New World)" yang dirilis sebagai singel pertama Girl's Generation, Agustus 2007. Singel tersebut juga berisi dua lagu lain, "Beginning" dan "Perfect For You (소원)", serta versi instrumental "?다시 만난 세계 (Into the New World)". Judul lagu "Perfect For You" nantinya berganti judul sebagai "Honey" dalam album perdana mereka, Girls' Generation. Singel "Into the New World" diikuti kegiatan promosi. Mereka tampil dalam acara Popular Songs di SBS, Show! Music Core di MBC, dan Music Bank di KBS.

Album perdana 소녀시대 (Girls' Generation) dirilis akhir musim gugur 2007 dengan lagu andalan berjudul sama. Ketika dibawakan Lee Seung Chul, lagu "Girls' Generation" sukses sebagai lagu hit, tapi ketika dibawakan mereka, album ini hanya terjual sejumlah 121.143 kopi. Pada awal tahun 2008, Girls' Generation mulai mempromosikan singel kedua, "Kissing You" dengan Donghae dari Super Junior sebagai bintang tamu.

Pada Maret 2008, album Girls' Generation dirilis kembali dengan judul berbeda, Baby Baby, dan dirilis singel "Baby Baby" dari album tersebut. Sementara itu, sebuah album EP digital, Roommate dari Jessica, Tiffany, dan Seohyun dirilis bulan April 2008. Setelah itu, Girls' Generation ikut serta dalam konser SMTown Live '08 bersama rekan-rekan dari SM Entertainment, BoA, TVXQ, Super Junior, CSJH the Grace, Zhang Liyin, dan SHINee. Tur keliling juga dilangsungkan di Thailand dan RRC.
===================================================================

Puncak kesuksesan: 2009

Pada Januari 2009, Girls' Generation merilis album mini Gee Singel berjudul sama dari album Gee langsung menjadi lagu terpopuler di Cyworld pada hari berikutnya, dan menempati urutan nomor satu semua tangga lagu digital dalam dua hari berikutnya.

Dalam rangka promosi album Gee, mereka muncul dalam acara Show! Music Core bulan Januari 2009. Mereka membawakan lagu "Gee" dan "Him Nae/Way To Go" yang juga berasal dari album mini Gee. Di tangga lagu M.Net, "Gee" menjadi pemegang rekor lagu nomor satu yang bertahan paling lama (8 minggu) mengalahkan "Nobody" dari Wonder Girls. Girls' Generation menempati peringkat pertama 9 minggu berturut-turut dengan lagu "Gee", sekaligus memecahkan rekor acara Music Bank di KBS yang sebelumnya dipegang oleh Jewelry dengan "One More Time" (7 minggu berturut-turut).

Mereka kembali dengan singel baru mereka "Sowoneul Malhaebwa (Genie)" (bahasa Korea: "소원을 말해봐", "Tell Me Your Wish") yang dirilis secara digital, 22 Juni 2009. Album mini ini menampilkan duet Jessica dan anggota Shinee yang bernama Onew.
===================================================================

2010: Album kedua, debut di Jepang dan Hoot

Pada bulan Januari, SM Entertainment mengonfirmasi bahwa Girls' Generation akan merilis album keduanya, Oh! pada tanggal 28 Januari. Singel utama dari album tersebut yang berjudul "Oh!" dirilis secara digital pada 25 Januari disusul dengan video klipnya yang dirilis dua hari setelahnya.

Lagu tersebut langsung menduduki peringkat pertama dalam berbagai chart musik hanya dalam waktu beberapa saat setelah dirilis. Dengan lagu "Oh!", Girls' Generation berhasil memenangi K-Chart 5 minggu berturut-turut pada acara KBS Music Bank, serta 3 kali kemenangan di SBS Inkigayo. Video klip dari lagu tersebut juga sangat populer, terbukti dengan mendapat peringkat pertama sebagai video yang paling banyak ditonton pada tahun 2010 di Youtube Korea dan Hongkong, serta masuk jajaran 10 teratas di Taiwan dan Jepang.
===================================================================

2011: Mr. Taxi, album Jepang pertama dan The Boys

Album mini "Hoot" disertifikasi Gold oleh Record Industry Association of Japan dengan penjualan yang telah melebihi 100.000 kopi. Pada awal tahun 2011, Girls' Generation mempersiapkan sebuah lagu baru berjudul "Visual Dreams", sebagai bagian dari promosi untuk prosesor Intel Core generasi kedua di Asia. Video klip untuk "Visual Dreams" dirilis tanggal 17 Januari yang disertai berbagai macam kampanye promosi termasuk musik baru, video klip 2D dan 3D, situs internet, foto-foto dan display di toko-toko komputer.

Pada pertengahan Januari diumumkan bahwa mereka akan akan kembali ke pasar musik Jepang dengan perilisan versi bahasa Jepang dari "Run Devil Run" sebagai singel digital, dijadwalkan untuk dirilis pada 25 Januari 2011.

Tanggal 20 Januari, di Seoul Music Awards ke-20 mereka menerima penghargaan Artist of the Year, Bonsang prize, Popularity Award dan Hallyu Award. Dengan ini Girls' Generation menjadi satu-satunya artis di sejarah musik Korea selain Seo Taiji, Jo Sungmo dan H.O.T. yang berhasil memenangkan penghargaan Artist of the Year dua tahun berturut-turut di Seoul Music Awards. Mereka juga menjadi satu-satunya girl group dalam sejarah yang menerima penghargaan Artist of the Year di Seoul Music Awards, dan Melon Music Awards selama dua tahun berturut-turut. 

Girls' Generation menerima gelar Korea's No. 1 Power Celebrity dari Forbes Korea. Mereka tampil di konser ulang tahun ke-50 stasiun televisi MBC, Korean Music Wave in Bangkok di Thailand pada 12 Maret 2011 yang menandai penampilan pertama mereka di Thailand sejak Pattaya Music Festival bulan Maret 2009.

Tanggal 8 Maret, Universal Music Japan memberikan informasi di situs resmi mereka tentang perilisan singel ketiga dan tur konser Jepang pertama Girls' Generation. Pada tanggal 27 April Girls' Generation akan merilis album singel Jepang ketiga "Mr. Taxi/Run Devil Run" yang di dalamnya terdapat lagu original berbahasa Jepang mereka yang pertama "MR. TAXI" dan versi bahasa Jepang dari lagu Korea mereka "Run Devil Run". Sebagian keuntungan dari penjualan singel tersebut akan disumbangkan ke Palang Merah Jepang untuk membantu korban gempa bumi dan tsunami Sendai 2011. Saat itu diumumkan juga bahwa Girls' Generation akan menggeIar konser keliling Jepang bertajuk "The 1st Japan Arena Tour" yang akan dimulai di Osaka pada 31 Mei. Total sebanyak 14 konser di 6 kota akan berlangsung selama satu setengah bulan.

Di 2011 MTV Video Music Aid Japan (VMAJ), Girls' Generation dinominasikan di tiga kategori yaitu "Best Group Video", "Best Video Of The Year" dan "Best Karaokee! Song". Girls' Generation membawakan dua lagu di acara yang juga dihadiri oleh artis-artis terkenal dunia seperti Tokio Hotel dan Lady Gaga tersebut. Pada tanggal 2 Juli, diumumkan bahwa mereka memenangkan dua dari tiga nominasi yaitu "Best Group Video" dan "Best Karaokee! Song" untuk "Genie".

Tanggal 1 Juni 2011, mereka merilis album studio Jepang pertama yang bertajuk Girls' Generation. Album ini memuat 12 lagu termasuk singel "Genie", “Gee”, "Run Devil Run", "Mr. Taxi" dan versi Jepang dari "Hoot".

Album Girls' Generation disertifikasi Platinum oleh Recording Industry Association of Japan pada 14 Juni 2011 dan Double Platinum pada 8 Juli 2011. Grup ini juga mencetak rekor sebagai artis luar negeri dengan total penjualan album pertama tertinggi di Jepang. Girls' Generation adalah artis keempat yang mencapai posisi nomor 1 di chart album mingguan Oricon setelah BoA, TVXQ dan Big Bang, dan menjadi artis Korea ketiga yang melewati angka penjualan 500.000 kopi setelah BoA dan TVXQ. Seiring dengan popularitas mereka yang semakin bertambah, Girls' Generation pun menjadi artis luar negeri berpenghasilan tertinggi di Jepang pada paruh pertama tahun 2011. Album Girls' Generation telah terjual sebanyak lebih dari 629.436 keping, menjadikannya sebagai album oleh sebuah grup asal Korea yang paling banyak terjual dalam sejarah tangga lagu Oricon.

Belakangan ini, Girls' Generation sedang sibuk dengan tur Asia kedua mereka. Dua konser pertama telah diselenggarakan di Seoul pada 23 dan 24 Juli, diikuti dengan konser di Taipei, Taiwan tanggal 9, 10 dan 11 September, serta di Singapura pada 9 dan 10 Desember.

Girls' Generation dinamai "The Most Influential Entertainers in Korea" untuk tahun 2011 oleh SISA Press setelah pada tahun sebelumnya berada di posisi keenam.

Pada tanggal 26 September 2011 S.M. Entertainment mengumumkan bahwa Girls' Generation akan kembali dengan album Korea ketiga mereka "The Boys". Foto teaser pertama yang menampilkan Taeyeon dirilis pada hari itu juga, disusul oleh Sunny dan Hyoyeon pada 27 September, Jessica, Sooyoung dan Tiffany pada 28 September serta Yoona, Yuri, dan Seohyun pada 29 September. Video teaser pertama untuk "The Boys" dirilis pada 1 Oktober 2011 melalui kanal YouTube milik S.M. Entertainment.

Girls’ Generation pada awalnya dijadwalkan untuk merilis album ketiga "The Boys" lewat iTunes dan berbagai situs musik di Asia termasuk Korea pada 5 Oktober 2011. Namun pada 30 September diumumkan bahwa peluncuran album tersebut telah ditunda karena adanya diskusi tentang perilisan album ini di seluruh dunia, yang detailnya akan segera diungkap segera setelah tercapai kesepakatan. Pada 10 Oktober dikonfirmasi bahwa album tersebut akan dirilis pada 19 Oktober 2011 dan Girls' Generation akan membawakan lagu "The Boys" untuk pertama kalinya di acara Music Bank di KBS pada 21 Oktober.

Sebagai langkah pertama mereka dalam menembus pasar musik internasional, Girls' Generation menanda tangani kontrak dengan label Amerika Serikat Interscope Records yang merupakan anak perusahaan Universal Music Group.

Singel utama album ketiga mereka, "The Boys" dirilis dalam dua bahasa yaitu Korea dan Inggris. Lagu tersebut diciptakan dan diaransemen oleh Teddy Riley yang pernah menjadi produser Michael Jackson.

Hanya dalam waktu beberapa menit setelah "The Boys" dirilis, album tersebut langsung menduduki ranking pertama di berbagai tangga lagu situs musik. Pada tanggal 21 Oktober, Girls' Generation memulai promosi mereka untuk album ketiga dengan membawakan lagu "The Boys" dan "Mr. Taxi(Korean ver.)" di Music Bank. Girls' Generation dikonfirmasi akan merilis singel maxi (album mini) "The Boys" di Amerika Serikat pada 29 November, namun belakangan tanggal perilisan tersebut kemudian diundur sampai 25 Desember 2011.

Seminggu setelah penampilan comeback mereka, Girls' Generation memenangkan penghargaan pertama untuk "The Boys" di M! Countdown pada 27 Oktober, kedua di Music Bank pada 28 Oktober dan yang ketiga pada 30 Oktober di Inkigayo. The Boys terjual sebanyak 227.994 kopi selama 12 hari dan menjadi album yang paling banyak terjual di Korea Selatan untuk bulan Oktober.

Pada tanggal 11 November dikabarkan bahwa Girls' Generation akan merilis buku foto resmi pertama mereka di Jepang yang berjudul “Holiday”. Selain itu dokumentasi tur konser Jepang pertama mereka akan tersedia baik dalam bentuk blu-ray maupun DVD dan akan dirilis pada 14 Desember.

"Holiday" menembus posisi no. 1 dalam kategori fotografi di chart penjualan buku di Jepang. Buku tersebut memuat koleksi foto mereka saat menikmati liburan, dan berhasil terjual lebih dari 17.000 eksemplar hanya dalam waktu satu minggu.

Girls' Generation ikut berpartisipasi dalam album kompilasi "2011 Winter SMTown: The Warmest Gift" dengan lagu berjudul "Diamond". Album tersebut dirilis pada 13 Desember 2011.

===================================================================
Anggota
===================================================================
Nama panggung Nama lahir Tanggal lahir
Taeyeon
(태연)
Kim Tae-yeon
(김태연)
9 Maret 1989
Jessica
(제시카)
Jessica Jung
(제시카 정)
18 April 1989
Sunny
(써니)
Lee Soon-kyu
(이순규)
15 Mei 1989
Tiffany
(티파니)
Stephanie Hwang
(스테파니 황)
1 Agustus 1989
Hyoyeon
(효연)
Kim Hyo-yeon
(김효연)
22 September 1989
Yuri
(유리)
Kwon Yu-ri
(권유리)
5 Desember 1989
Sooyoung
(수영)
Choi Soo-young
(최수영)
10 Februari 1990
Yoona
(윤아)
Im Yoon-ah
(임윤아)
30 Mei 1990
Seohyun
(서현)
Seo Joo-hyun
(서주현)
28 Juni 1991

===================================================================
 Diskografi
===================================================================
Korea
Album
  • 2007: Girls' Generation
  • 2010: Oh!
  • 2011: The Boys
Album repackage
  • 2008: Baby Baby
  • 2010: Run Devil Run
Mini album
  • 2009: Gee
  • 2009: Tell Me Your Wish (Genie)
  • 2010: Hoot
Album singel
  • 2007: Into the New World
Live album
  • 2010: The 1st Asia Tour: Into the New World
DVD
  • 2011: All About Girls' Generation: Paradise in Phuket
  • 2011: The 1st Asia Tour: Into the New World

Jepang

Album
  • 2011: Girls' Generation
Album repackage
  • 2011: The Boys
Singel
  • 2010: Genie
  • 2010: Gee
  • 2011: Mr. Taxi/Run Devil Run
Singel digital
  • 2011: Run Devil Run
DVD
  • 2010: New Beginning of Girls' Generation
  • 2011: First Japan Tour: Girls' Generation
===================================================================
Konser
===================================================================
  • The 1st Asia Tour: Into the New World (2009–2010)
  • The 1st Japan Arena Tour (2011)
  • The 2011 Girls' Generation Tour (2011)
Partisipasi dalam Konser
  • SMTown Live '08 (2008–2009)
  • SMTown Live '10 World Tour (2010–2011)
===================================================================
Penampilan di TV
===================================================================

Drama

  • 2007: Kimcheed Radish Cubed (cameo) (Korea)
  • 2007: Unstoppable Marriage (cameo) (Korea)
  • 2011: Sazae-san 3 (cameo) (Jepang)

Reality show

  • 2007: Girls' Generation Goes to School
  • 2007: MTV Girls' Generation
  • 2008: Factory Girl''
  • 2009: Girls' Generation's Horror Movie Factory
  • 2009: Himnae-ra-him!/Cheer Up!
  • 2009: Girls' Generation's Hello Baby
  • 2010: Right Now It's Girls' Generation
  • 2011: Girls' Generation Star Life Theater
  • 2011: Girls’ Generation and Dangerous Boys
===================================================================
Iklan
===================================================================
  • Elite Uniform (2007-2008)
  • Ellesse (2008)
  • Samsung Anycall Haptic Motion (dengan TVXQ) (2008)
  • Viliv PMP (2008)
  • Goobne Chicken (2008-sekarang)
  • Sunkist Sweetieade (2008)
  • Nexon Maple Story (2008)
  • Nexon Bubble Fighter (2008)
  • Miero Beauty N (2009)
  • Banana Milk (2009)
  • Post Granola (2009)
  • Shinhan Card (2009)
  • Samyang Ramyun (2009-2010)
  • LG Cyon Chocolate (2009)
  • Seoul Public Service (2009)
  • SPAO (dengan Super Junior) (2009-sekarang)
  • Dungeon & Fighter (2009)
  • LG Cyon Maxx (2010)
  • iPopcorn (2010)
  • Nintendo DSi (2010)
  • LG Cooky (2010)
  • Domino's Pizza (2010)
  • Daum (2010-sekarang)
  • Samsung PAVV LED TV (2010)
  • Samsung China (2010)
  • Everland Caribbean Bay (dengan 2PM) (2010)
  • Intel Asia (2011)
  • E-ma Nodoame (2011)
  • Christian Dior (2011)
  • Woongjin Coway (2011)
  • Vita500 (2011)
  • Lipton (2011)
  • J.ESTINA (2011)

 Source: id.wikipedia.org

Jumat, 30 Desember 2011

Iwrestledabearonce - Profile

Iwrestledabearonce is an American heavy metal band formed in 2007 in Shreveport, Louisiana, and currently based in Birmingham, Alabama. They have released one EP and two full-length albums, and have toured with acts such as August Burns Red, The Dillinger Escape Plan, Dance Gavin Dance, The Human Abstract, Blessthefall, Fact, Greeley Estates, Sea of Treachery, Enter Shikari, Winds of Plague, All Shall Perish, Vanna and Horse the Band. 

===================================================================
History
=================================================================== Formation, EP and It's All Happening (2008—2010)

Iwrestledabearonce was founded during 2007 in Shreveport, Louisiana. The origin of the band's name was inspired by a comment that Gary Busey had said on Comedy Central. They signed to Tragic Hero Records and released their debut EP Iwrestledabearonce EP through the label. Afterward, attention was caught by Century Media, to which Iwrestledabearonce signed. The group then recorded and released their debut full-length album It's All Happening on June 2, 2009 in the USA and August 31, 2009 in European stores. In June through September 2008, their single, "Tastes Like Kevin Bacon" appeared on the Sirius Hard Attack radio station "Devils Dozen" list as high as #4 in the 12 most requested songs.

It's All Happening reached #1 on the Billboard Top Heatseekers chart and #122 on the Billboard 200 chart upon its release in 2009. Iwrestledabearonce then embarked on their second venture outside of the US in October 2009 in-support of It's All Happening. The "2009 Imperial Never Say Die" club tour which was sponsored by Imperial Clothing and Jägermeister in the UK and Europe with Architects, Despised Icon, As Blood Runs Black, Horse the Band, Oceano and The Ghost Inside. In December 2009 they were headliners in a US/Canada tour (The Tour That Stole Christmas) with Miss May I, Inhale Exhale and Of Machines. Iwrestledabearonce had been selected for the 2010 Van's Warped Tour and participated from July 20 until August 15, 2010. During the summer of 2009, the band decided to relocate to Birmingham, Alabama.

In 2010, the band rereleased It's All Happening as a 3-disc special edition that includes the regular album, a remix album, and a DVD. Later, the group released a free 5-track remix EP titled It's All Dubstep.

===================================================================
Ruining It for Everybody and black metal prank (2011—present)

With the recording of the band's new album, which was revealed to be titled Ruining It for Everyone, guitarist Steven Bradley has stated that the group's new album will embrace black metal, along with the band incorporating the use of corpse paint. He expressed that the entire band agreed that they do not want to be pigeonholed as a band that is suffixed as "core" any longer and the new record will be "90% black metal". Bradley went on to say “We were sick of getting lumped in with ‘scene’ and ‘whatever-core’ bands, so we decided to embrace our roots and just go straight black metal on the new album.

We had to change our image to match ...because of course that's just as important, if not more so, than the music.” The black metal musical shift was later confirmed to be a large practical joke orchestrated by the band and heavy metal website, MetalSucks.

The band's upcoming album, Ruining It for Everybody had a song from the album premiered on the website with the staff confirming that it was all a prank and that the upcoming album "features no actual black metal". The group primarily executed the joke to reveal and parody the over-serious attitude in black metal fans.

After the prank was revealed as false, Bradley later seriously commented on the album's style stating that it's "It's heavier, catchier, and better organized than anything we've done so far. We took a really spastic blend of genres and made it more cohesive."

===================================================================
Musical Style
===================================================================

Iwrestledabearonce's music is considered as diverse, this is shown in their use of frequent genre changes within songs, varying between electro, progressive metal, synthpop, avant-garde metal, experimental metal, jazz, and even hillbilly music. They are, however, primarily considered as metalcore and grindcore.

The band attempts to evade catagorisation so significantly that they focus on spasticly blending as many genres as possible. Their song structures are known for chaotic changes in pace, varying between blast beats, breakdowns and then constrasted rapidly by melodic "lounged-out" interludes in the middle of their songs. Influences for their musical style have come from a wide variety of bands including The Dillinger Escape Plan, Radiohead and Björk. Björk, particularly, is noted as being an inspiration for Krysta Cameron's sung vocals.

===================================================================
Members
===================================================================
Current members
  • Steven Bradley – guitars, keyboards, samples, programming (2007–present)
  • Krysta Cameron – lead vocals (2007–present)
  • John Ganey – guitars, keyboards, samples, programming (2007–2008, 2009–present)
  • Mike Montgomery – drums, backing vocals (2008–present)
  • Mike Martin – bass guitar (2009–present)
Former members
  • Daniel Andrews – keyboards, samples, programming (2007–2009)
  • Dave Branch – bass guitar (2008–2009)
  • Mim Cameron – guitars (2008–2009)
  • Brian Dozier – bass guitar (2007–2008)
  • Ryan Pearson – drums (2007–2008)
===================================================================  Discography
===================================================================
Albums
  • It's All Happening (Century Media, 2009)
  • Ruining It for Everybody (Century Media, 2011)
EPs
  • Iwrestledabearonce EP (Tragic Hero, 2007)
Remix releases
  • It's All Remixed (Century Media, 2010)
  • It's All Dubstep (Century Media, 2010)
=================================================================== Videography
===================================================================
  • "Ulrich Firelord: Breaker of Mountains" (2007)
  • "Tastes Like Kevin Bacon" (2008)
  • "You Ain't No Family" (2009)
  • "See You in Shell" (2010)
  • "Danger in the Manger" (2010)
  • "The Cat's Pajamas" (2010)
  • "You Know That Ain’t Them Dogs' Real Voices" (2011)
===================================================================

          EdanE - Profile

          EdanE adalah grup musik beraliran hard rock dan heavy metal Indonesia asal Jakarta yang mulai berkarya sejak tahun 1991. EdanE dikenal dengan permainan gitar edan dari Eet Sjahranie, personel motornya yang pernah sepanggung dengan musikus-musikus legendaris Indonesia seperti God Bless, Iwan Fals, dan Sawung Jabo.

          ===================================================================
          Sejarah
          ===================================================================
          Nama EdanE berasal dari singkatan nama Eet Sjahranie dan Ecky Lamoh, yang akhirnya menjadi E dan E. Saat terbentuk tahun 1991, EdanE terdiri atas Eet Sjahranie (gitar), Ecky Lamoh (vokal), Iwan Xaverius (bass), dan Fajar Satriatama (drum).

          Setelah ikut bersama EdanE dalam merilis album pertama, "The Beast" (1992), Ecky sebagai vokalis meninggalkan EdanE, namun EdanE tak berganti nama. Heri Batara (Ucok) masuk untuk menggantikan Ecky, Heri Batara menjadi vokalis utama dalam dua album Edane, "Jabrik" dan "Borneo" - namun dalam pengerjaan album "Borneo" Heri Batara sempat sakit dan digantikan oleh "Fatah Mardiko" untuk beberapa lagu dalam album tersebut.

          Setelah dua album tersebut,posisi Heri Batara diambil alih oleh Trison Manurung, mantan vokalis band Roxx.

          Pada pertengahan tahun 2003, EdanE kembali mengalami pergantian vokalis, pada 9 Juli 2003 Trison mengundurkan diri dari EdanE, yang diikuti berita simpang siur mengenai pengunduran dirinya. Setelah Trison mengundurkan diri, EdanE mendapatkan vokalis baru, mantan anggota Razzle Band yaitu Robby Matulandi, yang biasa membawakan lagu-lagu dari Guns n Roses, grup musik rock asal Amerika Serikat. Dengan hadirnya Robby sebagai vokalis, EdanE kembali mengusung musik beraliran hard rock dengan menonjolkan kemampuan individual masing-masing personelnya di album mereka. Menurut Eet Sjahranie, pergantian vokalis ini sering terjadi karena sejak pembuatan album Borneo, di antara personel EdanE terdapat ketidakseimbangan dalam hal memenuhi tuntutan musik EdanE.

          EdanE telah merilis tujuh album, antara lain The Beast (1992), Jabrik (1994), Borneo (1996), 9299 (1999), 170 Volts (2002), Time To Rock (2005) dan Edan (2010), dimana Album 9299 (Aquarius Musikindo) merupakan kompilasi lagu baru dan lagu lama, dengan lagu "Untuk Dunia", "Dengarkan Aku", dan "Rock On" yang menjadi hit single. Lagu lama yang masuk antara lain "Jabrik", "Ikuti" dan "Borneo" yang sarat dengan unsur etnik Dayak.

          ===================================================================
          Karakter Musik
          ===================================================================
          Aliran musik EdanE adalah hard rock, walaupun Eet lebih suka menyebutnya rock saja. Menurut Eet dan Fajar, proses penciptaan musik EdanE banyak bertolak dari rif-rif yang dimainkan di studio yang kemudian berkembang menjadi komposisi dan akhirnya lagu, inilah sebabnya penggarapan album EdanE selalu lama. Untuk satu album EdanE bisa menghabiskan lebih dari seratus shift, jumlah yang cukup banyak bagi grup musik lain.

          Sejak dirintis tahun 1991, manajemen EdanE telah berpindah dari tangan ke tangan. Saat pertama terbentuk ditangani oleh Ali Akbar, kemudian pindah ke Jimmy Doto, lalu ke Aci, dan pernah pula ditangani sendiri. Saat ini manajemen EdanE dipegang oleh Heri Batara dengan Rock On Management-nya.

          Group EdanE pernah menjalankan kontrak dengan Sony BMG. Setelah lepas, mereka bergabung dengan Log Management yang dipimpin oleh Log Zhelebour. Log Zhelebour telah mengenal Eet Sjahranie sejak tahun 1989, pada saat Eet masih bergabung dengan grup musik God Bless dan menelurkan album "Raksasa" (1989) dan "Apa Kabar" (1997).

          ===================================================================
          Eet Sjahranie "Rock Akan Berjaya Kembali"
          ===================================================================
          Virus pop yang sudah menular sampai pelosok kota dan desa di negeri ini, tak menyurutkan Eet Sjahranie sang gitaris EdanE untuk tetap bermusik di jalur rock. Eet mengakui saat ini pasar Indonesia sedang berpihak pada lagu-lagu pop dan pop melayu, ditambah berubahnya format fisik seperti kaset dan CD menjadi digital, posisi musik rock di Indonesia seperti terkena hantaman bertubi-tubi.

          "Industri musik itu kita kena imbas dari luar negeri, dalam arti kalau disana ikut hancur, ke kita pun ikut hancur, karena teknologi sudah berpindah format orang gak lagi menjual dalam bentuk fisik. Kalau anda bicara musik rock itu sendiri jelas lebih dipengaruhi lagi gara-gara itu, karena musik rock itu sendiri tidak begitu diminati di negeri ini, jadi ancur industrinya," tutur Eet

          Dengan pasar rock yang sedikit, bukan berarti jalur musik ini sudah tidak menjanjikan, bagi yang punya idealisme dan kecintaan terhadap musik rock seperti halnya Eet, penghasilan dari penjualan album, RBT juga offair bukan jadi prioritas.

          "Kalau soal optimisme harus ada, cuma kan berkaitan seperti yang tadi saya sebut, kalau yang sedang in di anak-anak muda memang seperti itu (musik pop). Kalau bicara musik rock ya seperti ini aja kalau saya melakukan ini karena saya suka aja bukan karena apa-apa (imbalan materi)," katanya.

          Apalagi kini kelompok musik rock yang berjaya di era 90-an sedang diuji eksistensinya, karena kini tinggal menyisakan dua personil saja yakni Eet sendiri dan Fajar Satriatama (drumer). Kata Eet, yang kini hanya ditemani Fajar saja mengaku lebih simple dibandingkan berempat. "Jauh lebih simple malah, pada dasarnya dari dulu juga gue begitu, ya gue coba mengakomodir dari berbagai pihak aja, kalau mau mengakui ini solo album gak juga, karena nanti dibilang arogan," tutupnya.

          ===================================================================
          Formasi Band
          ===================================================================
          EdanE I :
          • Eet Sjahranie - gitar
          • Ecky Lamoh - vokal
          • Iwan Xaverius - bass
          • Fajar Satritama - drum
          EdanE II :
          • Eet Sjahranie - gitar
          • Heri Batara - vokal
          • Iwan Xaverius - bass
          • Fajar Satritama - drum
          EdanE III :
          • Eet Sjahranie - gitar
          • Trison Manurung - vokal
          • Iwan Xaverius - bass
          • Fajar Satritama - drum
          EdanE IV :
          • Eet Sjahranie - gitar
          • Robbie Matulandi - vokal
          • Iwan Xaverius - bass
          • Fajar Satritama - drum
          EdanE V :
          • Eet Sjahranie - gitar
          • Fajar Satritama - drum
          • Ervin Nanzabakri - vocal
          • Daeng Oktav - bass
          • Hendra Zamzami - rhythm guitar
          ===================================================================
          Diskografi
          ===================================================================

          Artist / Band Edane
          Judul Album The Beast
          Label AIRO
          Tahun 1992
          Download :: Full Album

          No.Judul Lagu
          1.Edane - The Beast - 01. Evolusi
          2.Edane - The Beast - 02. Ikuti
          3.Edane - The Beast - 03. The Beast
          4.Edane - The Beast - 04. Masihkah Ada Senyum
          5.Edane - The Beast - 05. Menang atau Tergilas
          6.Edane - The Beast - 06. Life
          7.Edane - The Beast - 07. Opus # 13 (Ringkik Turangga)
          8.Edane - The Beast - 08. Liarkan Rasa
          9.Edane - The Beast - 09. You Don't Have To Tell Me Lies

          Artist / Band Edane
          Judul Album Jabrik
          Label Aquarius Musikindo
          Tahun 1994
          Download :: Full Album


          No.


                   Judul Lagu
          1.Edane - Jabrik - 01. Wake of The Storm
          2.Edane - Jabrik - 02. Jungle Beat
          3.Edane - Jabrik - 03. Jabrik (Big Town)
          4.Edane - Jabrik - 04. Victim of the Strife
          5.Edane - Jabrik - 05. Call Me Wild
          6.Edane - Jabrik - 06. Pancaroba
          7.Edane - Jabrik - 07. Kharisma
          8.Edane - Jabrik - 08. Way Down
          9.Edane - Jabrik - 09. I.X.S
          10.Edane - Jabrik - 10. Alam Manusia
          11.Edane - Jabrik - 11. Burn It Down
          12.Edane - Jabrik - 12. Kurusetra

          Artist / Band Edane
          Judul Album Borneo
          Label Aquarius Musikindo
          Tahun 1996
          Download :: Full Album


          No.
               

                                Judul Lagu
          1.Edane - Borneo - 01 Borneo
          2.Edane - Borneo - 02 Semua Begini
          3.Edane - Borneo - 03 Free Granny
          4.Edane - Borneo - 04 Mimpi
          5.Edane - Borneo - 05 Kebebasan
          6.Edane - Borneo - 06 Lari
          7.Edane - Borneo - 07 Lukisan Dunia
          8.Edane - Borneo - 08 Satu

          Artist / Band Edane
          Judul Album 9299
          Label Aquarius Musikindo
          Tahun 1999
          Download :: Full Album


          No.


                          Judul Lagu
          1.Edane - 9299 - 01 Rock On
          2.Edane - 9299 - 02 Dengarkan Aku
          3.Edane - 9299 - 03 Ikuti
          4.Edane - 9299 - 04 Big Town
          5.Edane - 9299 - 05 Pancaroba
          6.Edane - 9299 - 06 The Beast
          7.Edane - 9299 - 07 Untuk Dunia
          8.Edane - 9299 - 08 Borneo
          9.Edane - 9299 - 09 Free Granny

          Artist / Band Edane
          Judul Album 170 Volts
          Label Sony Music Indonesia
          Tahun 2002
          Download :: Full Album


          No.


           Judul Lagu
          1.Edane - 170 Volts - 01. Zep 170 Volts
          2.Edane - 170 Volts - 02. Kau Pikir Kaulah Segalanya
          3.Edane - 170 Volts - 03. Saksi Anarki
          4.Edane - 170 Volts - 04. Lusadiz
          5.Edane - 170 Volts - 05. Hilang
          6.Edane - 170 Volts - 06. Bus Station
          7.Edane - 170 Volts - 07. Fitnah
          8.Edane - 170 Volts - 08. Lari II
          9.Edane - 170 Volts - 09. Bintang Masa Depan
          10.Edane - 170 Volts - 10. Goblog
          11.Edane - 170 Volts - 11. Kau Kugenggam
          12.Edane - 170 Volts - 12. Paraelite

          Artist / Band Edane
          Judul Album Time to Rock
          Label Sony Music Indonesia
          Tahun 2005
          Download :: Full Album


          No.
                 

                                 Judul Lagu
          1.Edane - Time To Rock - 01. Rock In 82
          2.Edane - Time To Rock - 02. Kilat
          3.Edane - Time To Rock - 03. Takkan Menghilang
          4.Edane - Time To Rock - 04. Cahaya
          5.Edane - Time To Rock - 05. Ini Aku
          6.Edane - Time To Rock - 06. Cry Out
          7.Edane - Time To Rock - 07. Time To Rock
          8.Edane - Time To Rock - 08. Judgement Day
          9.Edane - Time To Rock - 09. Time & Time
          10.Edane - Time To Rock - 10. D14
          11.Edane - Time To Rock - 11. Sampai Kapan
          12.Edane - Time To Rock - 12. Untuk Dunia

          Artist / Band Edane
          Judul Album Edan
          Label Log Zhelebour
          Tahun 2010
          Download :: Full Album


          No.


          Judul Lagu
          1.Edane - Edan - 01. Undefeated
          2.Edane - Edan - 02. Best of Me
          3.Edane - Edan - 03. Living Dead
          4.Edane - Edan - 04. Comin Down
          5.Edane - Edan - 05. Said I'm Alive
          6.Edane - Edan - 06. Jadi Beken
          7.Edane - Edan - 07. No More Tired Life
          8.Edane - Edan - 08. Tell Me Why
          9.Edane - Edan - 09. What You're Gonna Say
          10.Edane - Edan - 10. Lamin of Peace

          Share

          Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites